BUDURAN – Dalam rangka IKM (Implementasi Kurikulum Merdeka), SMP PGRI 1 Buduran mewujudkan pembelajaran projek bertema “Suara Demokrasi”. Berupa pemilu (pemilihan umum) Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) Masa Bakti 2022/2023 di lapangan basket SMP PGRI 1 Buduran, Sabtu (22/10/2022).

Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M.Pd mengatakan, sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka, menjadi sebuah keharusan untuk melaksanakan pembelajaran projek.

“Saya sangat mengapresiasi Tim Fasilitasi Projek yang sudah melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. Muaranya adalah terwujudnya profil pelajar Pancasila,” katanya.

Menurutnya, dengan Pemilu OSIS ini, semua peserta didik, lebih khusus peserta didik kelas VII, bisa belajar tentang bagaimana berdemokrasi. Bukan hanya teori, tapi juga praktik langsung. Ada yang berperan menjadi KPU (Komisi Pemilihan Umum), Bawaslu/Panwas, petugas TPS, saksi, tim sukses, juru kampanye, dsb. Bahkan, peserta didik sendiri yang merencanakan semuanya, dengan pendampingan Tim Fasilitasi Projek.

“Peserta didik bisa belajar tentang banyak hal. Sejak menetapkan visi dan misi, serta program pasangan calon; membuat desain media/alat kampanye, berkampanye, membuat ye-yel, dsb. Mereka juga bisa belajar karakter: saling menghormati meski beda pilihan, tidak boleh anarkhis, tidak menjelekkan pasangan calon tertentu,” ujarnya.

Seperti pesta demokrasi yang sesungguhnya, semua warga sekolah yang namanya masuk DPT (Daftar Pemilih Tetap) mendapatkan surat undangan. Supaya datang di TPS (Tempat Pemungutan Suara) untuk menggunakan hak pilihnya. Surat undangan didata dan ditukar dengan kartu suara yang telah disiapkan. Selanjutnya digunakan untuk memberikan suara kepada pasangan calon yang dipilih.

Pada Pemilu OSIS yang dibuka oleh pembina OSIS SMP PGRI 1 Buduran, M. Agus Setiawan, S.Pd ini, terdapat 3 pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS, yakni: pasangan calon nomor 1 (Jihar Wahyu Mila – Alrizqie Dewantara); pasangan calon nomor 2 (M. Windu Aji Susanto – Bela Tri Febriani); pasangan calon 3 (Stella Gastiasy – Ananda M. Fathan).

Semua pasangan calon tersebut kombinasi antara peserta didik kelas VIII dan VII. Calon ketua dari kelas VIII, dan calon wakil ketua dari kelas VII. Panitia mengenakan seragam batik khas SMP PGRI 1 Buduran, pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS mengenakan busana tradisional daerah, dan para peserta didik yang menjadi pemilih mengenakan seragam Pramuka. Adapun para guru dan tenaga kependidikan yang juga menjadi pemilih mengenakan pakaian batik bebas. Semua warga sekolah yang mempunyai hak pilih mendatangi TPS untuk melakukan pencoblosan.

Yang melakukan coblosan, dimulai dari para pasangan calon, para panitia, para guru dan tenaga kependidikan, para peserta didik kelas VII, VIII, dan IX. Adapun yang tidak bisa hadir di TPS, dilayani dengan elektronik voting menggunakan google form. Di TPS, terdapat panitia Pilkasis (Pemilihan Ketua OSIS) yang semuanya adalah peserta didik. Mulai dari petugas pendaftar, petugas yang melayani pembagian kartu suara, petugas yang memanggil para pemilih, saksi TPS, dan petugas penunggu tinta untuk pemilih yang sudah memberikan suaranya.

Sarana dan prasarana di TPS sangat lengkap. Ada sejumlah meja panitia untuk dokumen kartu suara dan surat undangan pemilih dan bilik suara.

Hasil akhir penghitungan suara, pasangan calon nomor 1 mendapatkan: 133 suara; pasangan calon nomor 2 mendapatkan: 233 suara; dan pasangan calon nomor 3 mendapatkan: 58 suara, serta suara tidak sah sebanyak 41. Dengan demikian, pasangan calon M. Windu Aji Susanto – Bela Tri Febriani memenangkan Pemilu Ketua – Wakil Ketua OSIS SMP PGRI 1 Buduran Masa Bakti 2022/2023. (Koesmoko, Humas SMP PGRI 1 Buduran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here